Mengabdi Tanpa Batas
Kesibukan membuat daku melupakan blogku...
Lima tahun belakangan ini disibukkan dengan kegiatan organisasi kemanusian yaitu Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Utara.
Dengan jabatan Wakil Ketua PMI Sumut Bidang Penanggulangan Bencana membuat kegiatanku bertambah selain bisnis untuk kehidupanku tentunya ditambah pekerjaan wartawan yang menjadi pekerjaan utama ku..
Kesibukan itu menjadi lebih setelah gunung Sinabung yang terletak di tanah karo Sumatera Utara terjadi erupsi hingga tak diketahui kapan berhentinya.
Meninjau, memberi bantuan dan mencari dana untuk Tanah Karo terus kulakukan bersama pengurus dan Relawan PMI Sumatera Utara...setengah waktuku terfokus ke sana apalagi dengan jabatan yang kuemban.
Tidak itu saja rapat Penanggulangan Bencana, baik yang dilakukan pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun PMI Pusat terus diikuti. Apalagi rapat PMI Pusat sering diadakan di Bandung... membuat perjalanan dengan pesawat menjadi terbiasa...
Waktu berputar tidak terasa sudah lima tahun aku menjabat.. keasikan sebagai pengurus PMI membuat lupa, namun kegiatan itu sangat mengesankan dan membuatku senang.
Berjumpa dengan orang-orang yang satu visi yaitu kemanusiaan diseluruh Indonesia menjadikan kebahagian tersendiri untukku. Alhasil semakin banyak sahabat dan kerabat.
Kini kegiatan itu sudah terhenti, karena jabatan yang disandang tidak lagi berada di pundakku, namun kenangan itu akan terus kukenang dan aku akan berusaha dilain waktu untuk kembali mendudukan jabatan itu.
Memang jabatan itu amanah dari Allah bisa datang dan bisa pergi. Namun ada kesan tersendiri menjadi bahagian Keluarga Besar Palang Merah Indonesia. Walau tanpa gaji dan penghasilan namun keakraban dan perjuangan tanpa pamrih dari keluarga besar PMI itu yang membuatku terkesan dan bersemangat.
Terlihat jelas para relawan PMI yang bekerja membantu masyarakat yang ditimpa musibah tanpa pamrin, tanpa kenal lelah, terus memberikan bantuan terhadap sesama.
Tujuh prinsip dasar yang menjadi acuan PMI terus dilaksanakan yaitu :
| 1. Kemanusiaan Gerakan Palang Merah dan Bulan sabit Merah Internasional didirikan berdasarkan keinginan memberi pertolongan tanpa membedakan korban yang terluka di dalam pertempuran, mencegah dan mengatasi penderitaan sesama manusia. Palang Merah menumbuhkan saling pengertian, persahabatan, kerjasama dan perdamaian abadi bagi sesama manusia. 2. Kesamaan Gerakan ini tidak membuat perbedaan atas dasar kebangsaan, kesukuan, agama atau pandangan politik. Tujuannya semata-mata mengurangi penderitaan manusia sesuai dengan kebutuhannya dan medahulukan keadaan yang paling parah. 3. Kenetralan Agar senantiasa mendapat kepercayaan dari semua pihak, gerakan ini tidak boleh memihak atau melibatkan diri dalam pertentangan politik, kesukuan, agama atau ideologi. 4. Kemandirian Gerakan ini bersifat mandiri. Perhimpunan nasional disamping membantu Pemerintahnya dalam bidang kemanusiaan, juga harus mentaati peraturan negaranya, harus selalu menjaga otonominya sehingga dapat bertindak sejalan dengan prinsip-prinsip gerakan ini. 5. Kesukarelaan Gerakan ini adalah gerakan pemberi bantuan sukarela, yang tidak didasari oleh keinginan untuk mencari keuntungan apa pun 6. Kesatuan Di dalam suatu negara hanya ada satu perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang terbuka untuk semua orang dan melaksanakan tugas kemanusiaan di seluruh wilayah. 7. Kesemestaan Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional adalah bersifat semesta. Setiap Perhimpunan Nasional mempunyai hak dan tanggung jawab yang sama dalam menolong sesama manusia. | ||
| 7 Prinsip ini juga membuat relawan PMI mengabdi total tanpa batas. | ||
| Tanpa memandang suku, ras dan agama. | ||
| Hormatku untuk seluruh relawan yang ada di Indonesia, semoga kedepan aku bisa mengabdi lagi bersama sahabat-sahabatku.... | ||






0 Comments:
Post a Comment
<< Home